Minggu, 05 Juni 2016

DIETITIAN VS NUTRITIONIST

Udah sering kali nge-blog tapi kayaknya gue jarang bgt nulis hal-hal yang berhubungan dengan duia gue, GIZI. Oke deh untuk pelan-pelan gue akan membagi sedikit ilmu yang gue punya (lho kok cuma sedikir? Lha iya, Wong ilmua yang dipunya masih sedikit).

Oke, sebagai permulaan gue mau ngasih tau kalau sebagai lulusan GIZI itu nantinya ada beberapa bagian. Ohiya sebelumnya kalau temen-temen ada yang mau masuk jurusan gizi bisa langsung serching di mbah google. Tapi inget kalau serching harus jelas sumbernya.

Lulusan GIZI itu ada beberapa bagian, diantaranya: Gizi Masyarakat yang kerjanya lebih condong ke layanan masyarakat kayak Puskesmas, trus ada juga Gizi Klinik kayak yang sekarang gue lakonin yaitu kerjanya lebih condong ke pasien dan kerjanya lebih besar di Rumah Sakit, yang lainnya ada Gizi Olahraga, dan Gizi Catering yang masing-masing udah kebaca lah yaa kerjanya napain aja. Kalau Gizi Olahraga, lo bakalan jadi Ahli Gizi atlet-atlet dan bisa aja kerja di sport center dan Gizi Catering yaa bisa aja lo punya bisnis dibidang Catering sekaligus jadi Ahli Gizinya jadi bisa buat catering Diet. Zaman sekarang catering diet lagi "in" banget lho.

Nah orang yang terjun di bidang Gizi Masyarakat, Gizi Olahraga dan Gizi Catering itu disebut NUTRITIONIST sedangkan yang terjun di bidang Gizi Klinis disebut Dietitian.

Lho beda ya ?

Perbedaannya ngga jauh ko, hanya sebatas itu aja. Kenapa Gizi Klinis disebut Dietitian dan paling beda dari yang lain? Karena fokus pekerjaan gizi klinis yang condong sama pasien, Selain itu posisi Dietitian yang setara sebagai partner dokter. Beda dengan perawat atau pegawai medis lainnya, Dietitian mempunyai kewenangan sendiri dalam mendiagnosis pasiennya. Diagnosis yang ditegakkan berbeda dengan diagnosis dokter, karena diagnosis yang diberikan adalah diagnosis gizi.

Jika kita bekerja sebagai gizi masyarakat, gizi catering dan gizi olahraga tidak perlu menegakkan diagnosis tersebut karena tidak bersentuhan langsung dengan proses penyembuhan pasien.

Yapss.. hanya sebatas itu ko perbedaan antara Dietitian dan Nutritionist.

Masing-masing orang berbeda, ada yang cintaaa bgt sama dunia klinis, like me-lah dan ada juga orang yang mau kerjaannya santai, kerja dirumah dan cuma ngontrol kerjaan anak buahnya, Gizi Catering.

So, its all depends on your choose


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar